Diet pada pasien hiv ppt

Jumlah dan variasi makanan yang tepat akan memberikan nutrisi yang tepat untuk pemeliharaan kesehatan tubuh dan mencapai berat badan yang ideal.

Obat golongan penghambat protease juga dapat berinteraksi dengan obat antihiperlipidemik golongan statin. Tidak disiplin atau tidak konsisten Banyak orang yang menjalankan program diet dengan tidak disiplin. Kurang motivasi Faktor motivasi sangat memegang peranan dalam berhasilnya sebuah program diet.

Sebaiknya teliti dahulu apa saja yang terkandung dalam obat tersebut.

Diet Penyakit HIV/AIDS

Prinsipnya yang harus diingat adalah pasien tidak perlu kaya, tapi akses terhadap obat harus dibuka seluas-luasnya. Diet saluran cerna berarti diet yang dilakukan saat terjadi gangguan pada saluran pencernaan. Meningkatkan berat badan. Seperti pengobatan diabetes mellitus pada umumnya, terapi non-medikamentosa seperti diet, olah raga, dan menurunkan berat badan sangat dianjurkan.

Cara lain untuk menyiasati nafsu makan yang rendah atau mual adalah dengan menerapkan prinsip small-frequent feeding. Setelah berolahraga anda akan merasa sangat lapar hal ini disebabkan karena tubuh anda sudah banyak membakar kalori dan sedang mencari sumber kalori pengganti.

Memburuknya status gizi bersifat multifaktor, terutama disebabkan oleh kurangny asupan makanan, gangguan absorpsi dan metabolism zat gizi, infeksi oportunistik, serta kurangnya aktifitas fisik.

Tekanan darah Jika tekanan darah terlalu tinggi hipertensiharus ada pantangan-pantangan untuk makanan tertentu supaya tekanan kembali menjadi normal. Dahulu kita sering mendengar selogan makan 4 sehat 5 sempurna untuk memenuhi 6 nutrisi utama tersebut diatas. Penyakit pada pankreas dan saluran empedu juga menyebabkan mual-muntah dan nyeri perut, sehingga asupan makanan menjadi berkurang.

Sayangnya hingga saat ini, studi-studi yang meneliti mengenai efek obat antiretroviral terhadap peningkatan risiko penyakit kardiovaskuler masih melaporkan hasil yang saling berlawanan. Menurunkan berat badan.

Penggunaan megestrol acetat untuk pasien kanker dan odha telah disetujui sejak 10 tahun lalu oleh badan pengawasan obat dan makanan Amerika FDAdan telah menolong banyak orang.

Makanan sonde dapat dibuat sendiri atau menggunakan makanan enteral komersial energy dan protein tinggi. Penyebabnya multifaktorial, termasuk di antaranya adalah abnormalitas mukosa gastrointestinal yang dapat disebabkan oleh infeksi HIV-nya sendiri, atau merupakan akibat sekunder dari infeksi usus oleh agen lain.

Bentuk makanan dimodifikasi sesuai dengan keadaan pasien. Minyak ikan asam lemak omega 3 diberikan bersama minyak MCT dapat memperbaiki fungsi kekebalan. Menurut kamus besar Bahasa Indonesia aturan makan khusus untuk kesehatan dan sebagainya dan biasanya atas petunjuk dokter.

Makanan ini rendah nilai gizinya dan membosankan. Hasrat diri untuk melakukan diet ini biasanya dilakukan oleh model atau artis untuk menjaga bentuk tubuhnya. Konsumsi nutrien yang tidak adekuat adalah salah satu faktor yang dapat menyebabkan kondisi gizi yang buruk. Hal yang harus anda lakukan adalah membagi target tersebut lebih kecil yaitu anda harus menurunkan berat badan sebanyak 2 kg per bulan.

Untuk diingat, pencegahan malnutrisi dilakukan dengan cara memberikan diet tinggi kalori dan tinggi protein. Tujuan Umum Diet: Mencegah penurunan berat badan yang berlebihan terutama jaringan otot.

Diare juga dapat merupakan efek samping dari obat-obatan, seperti beberapa obat antiretroviral dan antibiotika. Pada saat itu tubuh sudah membakar cadangan karbohidrat dan tidak menyerap habis karbohidrat dari makanan yang sedang anda makan.

Proporsi dari tiap kelompok makanan disesuaikan berdasarkan umur, jenis kelamin, dan berat badan. Asupan makanan secara oral sebaiknya dievaluasi secara rutin.

Diet Untuk ODHA (Orang dengan HIV/AIDS)

Tidak mau berubah Bila anda ingin merubah berat badan anda rubah dulu kebiasaan buruk anda. Mengatasi gejala diare, intoleransi laktosa, mual dan muntah.Diet saluran cerna berarti diet yang dilakukan saat terjadi gangguan pada saluran pencernaan.

Adapun gangguan saluran pencernaan itu meliputi falatulensi, diare, gastrities dan tipoid. Adapun gangguan saluran pencernaan itu meliputi falatulensi, diare, gastrities dan tipoid. Diet AIDS I diberikan kepada pasien infeksi HIV akut, dengangejala panas tinggi, sariawan, kesulitan menelan, sesak nafas berat, diare akut, kesadaran menurun, atau segera setelah pasien Author: UGI (Untukgiziindonesia).

Prinsip pengobatan pasien TB-HIV adalah adalah dengan mendahulukan pengobatan TB. Pengobatan ARV (Antiretroviral) dimulai berdasarkan stadium klinis HIV dengan standar WHO. Pengobatan OAT pada TB-HIV: Pemberian tiasetazon pada pasien HIV/AIDS sangat berbahaya karena akan menyebabkan efek toksik berat pada kulit.

· (3) Diet AIDS III = Diet ini diberikan sebagai perpindahan dari Diet AIDS II atau kepada pasien dengan infeksi HIV tanpa gejala. Bentuk makanan lunak atau biasa, diberikan dalam porsi kecil dan sering. Diet ini tinggi energi, protein, vitamin dan mineral.

Apabila kemamuan makanan melalui mulut terbatas dan masih tejadi penurunan berat badan, maka dianjurkan pemberian makanan sonde 5/5. Tapi pada kenyataannya protein dan serat—yang berasal dari sayuran dan buah-buahan—jarang terpenuhi dalam menu harian pasien HIV.

Tatalaksana TB dengan HIV/AIDS

Umumnya mereka masih mengutamakan konsumsi karbohidrat yang memang lebih cepat menimbulkan rasa kenyang dan kenyamanan sesaat. Diet AIDS diberikan pada pasien akut setelah terkena infeksi HIV, yaitu kepada pasien dengan: Infeksi HIV positif tanpa gejala.

Infeksi HIV dengan gejala (misalnya panas lama, batuk, diare, kesulitan menelan, sariawan dan pembesaran kelenjar getah bening).

Diet pada pasien hiv ppt
Rated 3/5 based on 39 review